Manfaat Ekonomi Kreatif Bagi Perekonomian Nasional

Belum banyak yang tahu bahwa ternyata manfaat ekonomi kreatif sangat besar bagi perekonomian nasional. Bahkan sejak pandemi covid-19 merajai seluruh dunia, termasuk Indonesia, ekonomi kreatif menjadi salah satu garda terdepan pendukung pemulihan ekonomi.

Memang nggak bisa dipungkiri bahwa sektor ini juga ikut terdampak, tetapi selalu berusaha untuk bangkit dan mengalami percepatan pertumbuhan. Bahkan ternyata pandemi juga malah membuka pintu baru baru berkembangnya sektor industri kreatif di Indonesia.

Manfaat Ekonomi Kreatif Untuk Perbaikan Ekonomi

1. Ubah Tantangan Jadi Kesempatan

Waktu negara api menyerang alias pandemi, banyak sektor yang harus menyesuaikan diri. Salah satu yang paling terasa adalah sistem penjualan. Kalau dulu orang bebas bertatap muka dan melakukan transaksi, maka semua berubah karena ketakutan akan penyebaran virus.

Hal ini tentu jadi tantangan terbesar karena semua orang dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap sistem yang baru saja diciptakan. Kebayang dong, gimana cekatannya orang-orang menciptakan sistem dalam jaringan (daring) untuk berbagai sektor.

Mau nggak mau, semua orang harus mulai terbiasa dengan sistem baru lewat daring ini. Dan sayangnya, nggak pelaku usaha yang musti gulung tikar karena nggak bisa beradaptasi dengan sistem dan teknologi yang baru.

Walau terasa cukup berat di awal, tapi ternyata ekonomi kreatif Indonesia dan dunia bisa berkembang dengan cukup baik. Terlebih karena dunia kreatif yang memiliki cakupan sangat luas, maka industri ini malah bisa bergerak lebih fleksibel.

Sebut saja konser musik yang dibuat daring, pemotretan jarak jauh, hingga seminar dan pelatihan yang dilakukan tanpa tatap muka secara langsung. Belum lagi transaksi di e-commerce yang malah lebih banyak terjadi ketika pandemi dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Hal ini membuka harapan baru bahwa ekonomi nasional akan dapat mengalami pemulihan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

2. Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Karena melihat peran ekonomi kreatif bagi manusia yang cukup besar, maka Kemenparekraf/Baparekraf sudah cukup banyak melakukan program pendukung. Program yang dibuat ini memiliki tujuan peningkatan kualitas baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya.

#BeliKreatifLokal merupakan salah satu program yang sudah terealisasi sejak April 2020. Dengan program ini udah banyak tenaga kerja yang terserap. Program ini juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, contohnya ecommerce dan jasa transportasi.

Program ini nggak cuma dijalankan di pusat lho, tapi juga di daerah, seperti Danau Toba dan Bali. Nantinya tentu akan merambah ke lebih banyak tempat lagi. Selain pendampingan tentu juga akan ada program permodalan seperti stimulus kredit hingga relaksasi pajak.

Memang sasaran pertama adalah pelaku ekonomi kreatif di sektor pariwisata, sebab sektor ini yang banyak menghasilkan pendapatan. Baru kemudian menyusul kuliner, seni dan masih banyak subsektor lainnya.

Program dari pemerintah ini diharapkan bisa membuat pelaku ekonomi kreatif untuk bisa bertahan dan lebih fokus pada pengembangan karya dan produk.

3. Optimisme di Sektor Ekonomi Kreatif

Diharapkan sebelum 2021 ini berakhir sudah akan terjadi pemulihan pada sektor ekonomi kreatif. Hal ini diungkapkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. Optimisme ini tentunya karena melihat data yang tersaji dari Opus Creative Economy Outlook 2019.

Menurut data tersebut, sumbangsih dari sektor ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto bisa mencapai 1.105 triliun rupiah. Angka ini tentunya sangat besar. Sebab Indonesia bisa menduduki peringkat ketiga dunia dalam kategori nilai sumbangsih sektor industri kreatif terhadap PDB negara.

Tentunya jumlah ini bakal terus ditingkatkan. Target ini tentunya bisa tercapai jika ada banyak lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif yang bisa dibuka lebih banyak. Sebab, di tahun 2019 aja sektor ini bisa menyerap sampai 17 juta tenaga kerja.

Diharapkan di tahun ini dan tahun-tahun ke depan bakalan ada peningkatan lebih banyak lagi. Hal ini bukannya nggak mungkin, soalnya ekonomi kreatif bisa selalu menemukan celah. Bahkan pelaku ekonomi kreatif lebih dapat bergerak bebas dibandingkan sektor lain.

Tentu kunci agar semua potensi dalam sektor ekonomi kreatif bisa terus ditingkatkan adalah tidak berhenti berinovasi. Sama seperti namanya, tentu sektor ini dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif. Tanpa keduanya, tentu tidak ada bahan bakar yang bisa membuatnya bersaing.

Semakin hari akan selalu ada masalah baru dan pelaku ekonomi kreatif harus bisa menangkapnya sebagai peluang. Seperti kata pepatah, masalah seseorang adalah harta karun bagi orang lainnya.

Manfaat ekonomi kreatif terbukti sekali ketika aktivitas ekonomi konvensional yang kita kenal selama ini nggak bisa bekerja selama pandemi. Bahkan cara yang dulu serasa nggak mungkin, sekarang malah kerap digunakan untuk membantu bertahan hidup.

Dengan semakin kreatifnya banyak pihak dalam mengembangkan usaha mereka, maka semakin terbuka pula peluang perbaikan ekonomi. Bahkan usaha lain di luar bidang ekonomi kreatif pun ikut merasakan dampak positifnya.