Tips Memilih Fintech Syariah, Awas Jangan Keliru!

Banyak orang yang memilih penyedia jasa keuangan online. Terutama menggunakan fintech syariah untuk mendapatkan dana. Namun, banyak oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan peniupan, sehingga Anda harus berhati-hati.

Sebab OJK (otoritas jasa keuangan) pun sudah menghimbau pada masyarakat untuk lebih cermat dan teliti dalam mencari fintech yang aman untuk digunakan, termasuk dengan fintech P2P lending syariah.

Lalu, sebagai orang yang awam dan tidak mengerti dengan perkembangan teknoloi, apakah ada cara yang aman dan tepat untuk bisa memilih fintech yang legal?

Nah, untuk menjawab pertanyaan Anda, berikut ini kami akan berikan tips memilih fintech berbasis syariah yang tepat dan aman untuk Anda. Yuk, simak ulasannya!

Tips Memilih Fintech Syariah

Agar terhindar dari praktik ilegal penyelenggaraan fintech, ada baiknya bila Anda menyimak tips aman berikut ini:

Merencanakan dengan Matang

Untuk mengajukan pinjaman, pasti Anda harus membayar cicilan sesuai jatuh tempo yang telah disepakati. Jika tidak, maka tagihan akan terus menumpuk.

Agar keuangan Anda tetap aman, maka rencanakan keuangan dengan matang. Sebaiknya membuat catatan keuangan mulai dari kebutuhan, biaya bulanan hingga tabungan. Buatlah sedetail mungkin catatan keuangan Anda.

Anggaran Pinjaman Fintech

Market share fintech Indonesia akan memberikan penawaran yang sesuai kebutuhan Anda. Oleh karena itu, sebaiknya membuat anggaran dan tujuan dari peminjaman.

Sehingga bukan sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan juga bisa mengajukan untuk peminjaman modal usaha yang bisa Anda manfaatkan untuk bisa membangun usaha Anda.

Memilih yang Berizin

Saat ini sangat banyak oknum yang memanfaatkan ketenaran fintech untuk tujuan penipuan. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda memilih yang terdaftar di OJK. Selain itu juga bisa memilih yang ada dalam AFSI.

Bandingkan Setiap Fintech

Anda bisa mulai membandingkan beberapa fintech untuk mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan. Sebab, setiap penyedia layanan akan memiliki aturan yang berbeda mengenai jatuh tempo, penyelesaian sengketa dan prosedur pencairan dana.

Memilih fintech syariah yang tergabung dalam asosiasi tentunya akan lebih menjamin keamanan.